Skip to main content

Jam Tangan Klasik Chopard Classic Manufactum


Chopard menambahkan sebuah koleksi jam tangan terbaru yg diberi nama Jam Tangan Klasik Chopard Classic Manufactum kedalam barisan produk jam tangan pria milik mereka, jam tangan ini dipersiapkan untuk membuat debutnya di ajang pameran jam Baselworld. Desain dari jam tangan ini terinspirasi oleh jam tangan saku dari Belle Epoque, yg mana telah membantu pencapaian reputasi dari pendirinya yakni Louis Ulysse Chopard.

Nuansa klasik dari desain dimulai dengan penggunaan dial berjenis porselen dan penomoran EOmawi hitam mengkilap dengan sub dial detik berjalan di posisi jam 6 , yg mana memiliki sebuah graduasi “railtrack” yg menjadi ciri khas dari sebuah jam saku kuno di era tersebut , dan jarum jam keemasan yg ramping. Sasis berdiameter 38 mm tersedia dalam pilihan warna emas rose gold 18k, putih atau kuning emas dan mahkota crown emas 18k serta penutup belakang transparan.

Jam Tangan Chopard Classic Manufactum juga diisi dengan mesin jam otomatis yg baru yakni Chopard Kaliber 01.04-C, yg mana secara utuh dikembangkan oleh mereka sendiri dan diproduksi oleh Fleurier Ebauches, yg membuat mesin jam ini tidak ikut masuk kedalam koleksi Chopard L.U.C Haute Horlogerie. Referensi ketiga dikembangkan oleh produsen ini yg menjadi bagian dari grup Chopard , Kaliber 01.04-C menggerakkan jarum jam dan menit berjalan, bersama dengan detik di bagian sub dial dan jendela penanggalan di posisi jam 3. Berdetak pada frekuensi 28,800 vph dan memiliki daya cadangan selama 60 jam.

Karakteristik teknikal dari jam tangan terbaru ini adalah sbb : Sasis emas rose gold 18k berdiameter 38mm berwarna kuning atau emas putih dengan penutup Kristal safir anti silau dan penutup belakang safir transparan dengan mahkota crown emas. Tingkat ketahanan air tercatat pada kedalaman 30 meter. Dial berjenis porselen dan jarum jam , menit serta detik berjalan berwarna emas , penomoran Romawi dan dijalankan oleh mesin otomatis Chopard 01.04-C yg didukung oleh 27 buah permata ,berdetak pada frekuensi 28,800 vph dan menyediakan daya cadangan selama 60 jam. Menyediakan fungsi penunjukan waktu jam ,menit sentral dan detik berjalan di posisi jam 6 , jendela penanggalan pada posisi jam 3.

Jam Tangan Klasik Chopard Classic Manufactum ini dilengkapi dengan tali jam kulit buaya berwarna hitam matte dan terhubung oleh sebuah kait pin emas 18k. Model rose-gold dijual dengan bandrol harga $14,740 atau setara dengan Rp 199,000,000.

Comments

Popular posts from this blog

Jam Tangan Carl F. Bucherer Manero Central Chrono

Jam Tangan Carl F. Bucherer Manero Central Chrono melangkah maju dengan tingkat daya baca chronograph. Peningkatan yg simpel namun signifikan ini diraih melalui penggunaan jarum jam sentral yg terpasang untuk menampilkan detik chronograph berjalan dan total menit chronograph berjalan. Jam tangan Carl F. Bucherer menjadi sangat populer setelah ikut bekerjasama dengan film John Wick yg kedua , dimana John sendiri menggunakan model Manero Autodate. Sedangkan di sekuel kedua, semua pemeran utama menggunakan berbagai model jam Carl F. Bucherer. Kebanyakan fungsi chronograph menampilkan menit berjalan di sebuah subdial. Oleh karena ukurannya yg kecil, subdial ini biasanya sulit untuk dibaca, terutama penghitung berjenis 60 menit. Subdial juga dapat terganggu oleh jarum jam dan menit. Carl F. Bucherer Manero CentralChrono memiliki tampilan penghitung chronograph 60 menit dibagian terluar dari muka dial ,yg mempermudah daya baca dan tidak terhalang oleh apapun. Tampilan ini adalah sebu...

Jam Tangan Hublot Big Bang Sang Bleu

Hublot mengumumkan peluncuran J am Tangan Hublot Big Bang Sang Bleu , jam ini adalah jam dalam kategori mewah dan terbatas. Jam tangan ini adalah versi desain ulang dari Hublot Big Bang Unico yg rancangan dial dan sistem penunjuk waktu yg inspirasi desainnya dikerjakan oleh seniman tato asal Swiss Maxime Buchi . Hublot Big Bang Sang Bleu mendapatkan namanya dari majalah dan merek desain kontemporer yg didirikan oleh Buchi di tahun 2006. Jam tangan Hublot yg baru ini langsung mengundang decak kagum dengan desain garis garis tegas dan pinggiran bezel heksagonal atau segi enam yg menyajikan tampilan geometri 3 dimensi, ini adalah kunci elemen estetika dari seni tato Buchi, yg telah menangani banyak selebriti seperti Kanye West dan Adam Lambert. Desain “ukiran gelas dan logam ” ini lalu disempurnakan oleh dial berwarna hitam matte, dengan pinggiran roda lebar berwarna hitam satin yg distempel dengan marka penunjuk jam dan indeks menit, dan diberikan sentuhan akhir tulisan khas Buchi....

Review Sejarah Jam Tangan Seiko

Review Sejarah Jam Tangan Seiko , bagi kalian yg mengenal Seiko dengan produk jam tangan berjenis Quartz atau baterai buatan mereka yg terkenal murah atau baru saja mengenal produk Grand Seiko yg kelasnya lebih mewah, mungkin tidak mengenal sejarah Seiko dalam membuat jam tangan kembali ke akhir abad ke 19 , dan beberapa diantaranya menjadi jam tangan pertama di dunia dalam kategorinya sendiri. Jam Saku Seikosha Timekeeper ( tahun 1895) Pendiri Seiko Kintaro Hattori berumur 21 tahun ketika dia membuka toko jam K. Hattori di distrik Kyobashi Tokyo dan mulai membuat dan memperbaiki jam. Umurnya 31 tahun ketika dia bekerjasama dengan seorang insinyur bernama Tsuruhiko Yoshikawa untuk membangun pabrik jam Seikosha yg menjadi cikal bakal Seiko hari ini di tahun 1892. Setelah melalui beberapa tahun membuat jam dinding, Seikosha merilis jam saku pertamanya yg dinamai Timekeeper pada tahun 1895. Sasis jam perak berdiameter 54.9 mm dibuat di Jepang , namun kebanyakan bagian dari mesin 2...