Skip to main content

Sejarah Jam Tangan Rolex Submariner


Sejarah Jam Tangan Rolex Submariner

Rolex merilis versi baru dari Jam Tangan Rolex Submariner Date di tahun 2010, dengan bahan baja anti karat dan pinggiran bezel dari material keramik. Seperti yg kalian tau ( atau belum ), Rolex Submariner telah berusia hampir 60 tahun dan sudah sangat banyak dipakai oleh para penyelam professional dan tokoh seperti Steve McQueen, Fidel Castro, dan Sean Connery sebagai James Bond.

Jam Tangan Rolex Submariner pertama kali diluncurkan pada tahun 1953, namun mulai dikonsep dari tahun 1926, ketika Rolex memperkenalkan sasis Oyster tahan air milik mereka yg sangat populer sampai sekarang. Sepanjang tahun 1930an, Rolex mulai mengembangkan jam tangan yg dibuat spesifik untuk digunakan di bawah air. Sesuai dengan arsip katalog milik Rolex dari tahun 1935 , tercatat sebuah jam tangan berukuran 47 mm dengan nomor Ref. 2533, yg memiliki sasis Oyster berbentuk bantalan kotak dan sebuah arloji saku dengan mesin dari Lepine yg menyediakan tampilan subdial detik diposisi jam 9.Pada saat itu , jam ini terlalu besar dan tidak diproduksi untuk pasar komersial.

Yg kalian juga perlu ketahui, Rolex sempat bekerjasama dengan Panerai yg mana pada saat itu menjadi penyedia peralatan bawah air untuk Italia Navy. Di pertengahan 1930an, Navy Italia meminta Panerai untuk menyediakan jam tangan selam. Oleh karena Panerai tidak memiliki kapasitas untuk membuat jam tangan pada waktu itu , akhirnya ini menjadi tugas Rolex. Berkat Rolex ,Panerai akhirnya mempunyai prototype jam tangan diver mereka yg pertama untuk Italia Navy di tahun 1936, dan Panerai terus menggunakan mesin yg disediakan Rolex sampai tahun 1950an. Kerjasama dengan Panerai memberi banyak pengalaman bagi Rolex dalam membuat jam tangan selam.

Diawal tahun 1950an, Rolex memutuskan untuk membuat jam tangan diver mereka sendiri. Lalu pada yahun 1953, Rolex memperkenalkan model Submariner yg pertama dengan tingkat ketahanan air sedalam 100 meter, namun Rolex meningkatkannya menjadi 180 meter. Di tahun 1959, Rolex  Submariner dengan pelindung crown (Ref. 5512) diperkenalkan. Pelindung crown ini lalu menjadi ciri khas dari model Submariner sampai sekarang.

Prototipe khusus Rolex Deep Sea pun ikut misi Challenger Deep di palung Mariana , titik terdalam dari lautan. Sebuah jam contoh dengan sasis Oyster dirancang untuk bertahan pada tekanan bawah laut sedalam 10,916 meter. Tentunya, sasis Oyster milik Rolex berhasil bertahan dan berfungsi dengan baik.

Selain itu , Rolex juga memperkenalkan fitur katup gas helium. Gas ini memungkinkan para penyelam untuk turun lebih dalam. Molekul helium masuk ke dalam Kristal jam lalu disegel dan masuk kedalam sasis jam. Yg perlu kalian ingat, jangan menggunakan jam ini didalam ruang dekompresi.Karena ketika tekanan di ruang dekompresi berkurang, gas helium yg ada didalam jam tidak dapat keluar dengan cepat, Kristal dari jam yg kalian pakai akan copot keluar.

Untuk mengatasi masalah ini , sebuah perusahaan asal Perancis yg bernama Compagnie Maritime d’Expertise atau disingkat Comex bekerjasama dengan Rolex untuk mencari solusi permasalahan Kristal copot itu. Dan pada tahun 1967 , Rolex mematenkan sebuah katup yg memungkinkan gas berbahaya untuk dikeluarkan dari jam. Awalnya , Rolex menggunakan katup pada model standar Submariner Ref. 5513. Lalu sebuah versi modifikasi diproduksi di Jenewa untuk Comex. Terukir nama Comex diatas dial dan nomor identifikasi khusus dibelakangnya. Seri Comex kedua diberi penomoran unik mereka sendiri ,yakni 5514.

Di tahun 1966 ,Rolex mengembangkan model Sea Dweller Ref. 1665 pertama yg tahan air hingga kedalaman 600 meter. Tahun 1978, Rolex membuat model Ref. 16600 dengan kaca Kristal safir dan katup helium yg ditingkatkan performanya. Dan saat ini , model Rolex Sea Dweller mempunyai katup helium sedangkan Rolex Submariner tidak. Namun setelah tahun 1981, Rolex hanya memproduksi model Sea Dweller 16600.

Pada tahun 1981 , Rolex Submariner baru dilengkapi dengan pinggiran bezel putar satu arah. Hal ini baru dilakukan karena Blancpain memiliki hak paten untuk fitur bezel putar sejak tahun 1952 , fitur ini digunakan pada model Fifty Fathoms milik mereka.

Tahun 2008 , Rolex mengeluarkan model Deepsea Sea Dweller yg mampu bertahan sampai kedalaman penyelaman bawah air hingga 3,900 meter berkat desain sasis baru yg menggunakan “Ringlock System” milik Rolex. Terdiri dari sebuah cincin dalaman , Kristal safir kubah setebal 5 mm dan penutup berbahan titanium.

Semoga sedikit ulasan Sejarah Jam Tangan Rolex Submariner kita kali ini dapat menambah pengetahuan para pembaca. Simak terus review jam tangan. Salam

Comments

Popular posts from this blog

Jam Tangan Carl F. Bucherer Manero Central Chrono

Jam Tangan Carl F. Bucherer Manero Central Chrono melangkah maju dengan tingkat daya baca chronograph. Peningkatan yg simpel namun signifikan ini diraih melalui penggunaan jarum jam sentral yg terpasang untuk menampilkan detik chronograph berjalan dan total menit chronograph berjalan. Jam tangan Carl F. Bucherer menjadi sangat populer setelah ikut bekerjasama dengan film John Wick yg kedua , dimana John sendiri menggunakan model Manero Autodate. Sedangkan di sekuel kedua, semua pemeran utama menggunakan berbagai model jam Carl F. Bucherer. Kebanyakan fungsi chronograph menampilkan menit berjalan di sebuah subdial. Oleh karena ukurannya yg kecil, subdial ini biasanya sulit untuk dibaca, terutama penghitung berjenis 60 menit. Subdial juga dapat terganggu oleh jarum jam dan menit. Carl F. Bucherer Manero CentralChrono memiliki tampilan penghitung chronograph 60 menit dibagian terluar dari muka dial ,yg mempermudah daya baca dan tidak terhalang oleh apapun. Tampilan ini adalah sebu...

Jam Tangan Hublot Big Bang Sang Bleu

Hublot mengumumkan peluncuran J am Tangan Hublot Big Bang Sang Bleu , jam ini adalah jam dalam kategori mewah dan terbatas. Jam tangan ini adalah versi desain ulang dari Hublot Big Bang Unico yg rancangan dial dan sistem penunjuk waktu yg inspirasi desainnya dikerjakan oleh seniman tato asal Swiss Maxime Buchi . Hublot Big Bang Sang Bleu mendapatkan namanya dari majalah dan merek desain kontemporer yg didirikan oleh Buchi di tahun 2006. Jam tangan Hublot yg baru ini langsung mengundang decak kagum dengan desain garis garis tegas dan pinggiran bezel heksagonal atau segi enam yg menyajikan tampilan geometri 3 dimensi, ini adalah kunci elemen estetika dari seni tato Buchi, yg telah menangani banyak selebriti seperti Kanye West dan Adam Lambert. Desain “ukiran gelas dan logam ” ini lalu disempurnakan oleh dial berwarna hitam matte, dengan pinggiran roda lebar berwarna hitam satin yg distempel dengan marka penunjuk jam dan indeks menit, dan diberikan sentuhan akhir tulisan khas Buchi....

Review Sejarah Jam Tangan Seiko

Review Sejarah Jam Tangan Seiko , bagi kalian yg mengenal Seiko dengan produk jam tangan berjenis Quartz atau baterai buatan mereka yg terkenal murah atau baru saja mengenal produk Grand Seiko yg kelasnya lebih mewah, mungkin tidak mengenal sejarah Seiko dalam membuat jam tangan kembali ke akhir abad ke 19 , dan beberapa diantaranya menjadi jam tangan pertama di dunia dalam kategorinya sendiri. Jam Saku Seikosha Timekeeper ( tahun 1895) Pendiri Seiko Kintaro Hattori berumur 21 tahun ketika dia membuka toko jam K. Hattori di distrik Kyobashi Tokyo dan mulai membuat dan memperbaiki jam. Umurnya 31 tahun ketika dia bekerjasama dengan seorang insinyur bernama Tsuruhiko Yoshikawa untuk membangun pabrik jam Seikosha yg menjadi cikal bakal Seiko hari ini di tahun 1892. Setelah melalui beberapa tahun membuat jam dinding, Seikosha merilis jam saku pertamanya yg dinamai Timekeeper pada tahun 1895. Sasis jam perak berdiameter 54.9 mm dibuat di Jepang , namun kebanyakan bagian dari mesin 2...