Skip to main content

Jam Tangan Pria IWC Pilot Worldtimer


Bagi kalian yg sering melakukan penerbangan melewati beberapa zona waktu dunia , baik itu pilot atau pengusaha. Penting untuk mengetahui waktu di rumah , destinasi tujuan dan mungkin waktu di tempat lainnya. Untuk keperluan ini , IWC Schaffhausen memperkenalkan Jam Tangan Pria IWC Pilot Worldtimer dengan nomor Ref. 326201 yg menggunakan tambahan cincin 24 jam untuk menunjukkan waktu lokal dan ke 24 zona waktu secara bersamaan, mengganti tampilan jendela semi bulat yg ada pada pendahulunya IWC Pilot UTC, yg hanya menunjukkan satu waktu zona tambahan. Cincin ini lalu dibagi menjadi bagian hitam dan putih yg memudahkan kalian untuk mengetahui bagian dunia mana yg sedang siang dan sudah malam , dan dapat diatur menggunakan mahkota crown. Nama 23 kota besar didunia merepresentasikan zona waktu global mengelilingi cincin 24 jam. Indikator lainnya untuk UTC atau GMT serta Date Line untuk penanggalan Internasional di beri kode warna merah.

Waktu lokal diindikasikan pada dial utama , bersama dengan jendela tri tanggal yg mewarisi desain altimeter sebuah kokpit pesawat. Berkat sinkronisasi pergerakan tanggal maju dan mundur , dengan jarum jam lompat , pengguna akan dapat dengan mudah mereset waktu lokal ke lokasi yg sekarang. Jam tangan ini digerakkan oleh mesin IWC Kaliber 30750 dengan 31 buah permata yg berjalan pada frekuensi 28,800 vph (4 Hz) dan menyediakan daya cadangan selama 42 jam . Mesin jam tetap berjalan pada saat diubah dan tidak mempengaruhi pengaturan zona waktu kedua di cincin 24 jam.

Jam Tangan Pria IWC Worldtimer pada dasarnya masih sebuah jam tangan pilot IWC , dengan indeks mata panah di posisi jam 12 , penomoran Arabik putih diatas dial berwarna hitam matte dan jarum yg dilapisi  Super LumiNova, sebagai tambahan untuk jendela tri tanggal dengan penunjuk berwarna merah. Sasis baja anti karat dengan sentuhan sikat berukuran diameter 45 mm dan tahan air sedalam 60 meter. Sama seperti jam pilot buatan IWC lainnya , jam ini juga diberi sebuah sasis dalam dari material besi ringan yg melindungi mesin jam dari bidang magnetik. IWC Pilot Worldtimer dilengkapi dengan tali jam kulit buaya berwarna hitam dengan sebuah kaitan lipat dari baja . Jam ini ditawarkan dengan bandrol harga $9,650 atau setara dengan IDR 130,000,000.

Comments

Popular posts from this blog

Jam Tangan Carl F. Bucherer Manero Central Chrono

Jam Tangan Carl F. Bucherer Manero Central Chrono melangkah maju dengan tingkat daya baca chronograph. Peningkatan yg simpel namun signifikan ini diraih melalui penggunaan jarum jam sentral yg terpasang untuk menampilkan detik chronograph berjalan dan total menit chronograph berjalan. Jam tangan Carl F. Bucherer menjadi sangat populer setelah ikut bekerjasama dengan film John Wick yg kedua , dimana John sendiri menggunakan model Manero Autodate. Sedangkan di sekuel kedua, semua pemeran utama menggunakan berbagai model jam Carl F. Bucherer. Kebanyakan fungsi chronograph menampilkan menit berjalan di sebuah subdial. Oleh karena ukurannya yg kecil, subdial ini biasanya sulit untuk dibaca, terutama penghitung berjenis 60 menit. Subdial juga dapat terganggu oleh jarum jam dan menit. Carl F. Bucherer Manero CentralChrono memiliki tampilan penghitung chronograph 60 menit dibagian terluar dari muka dial ,yg mempermudah daya baca dan tidak terhalang oleh apapun. Tampilan ini adalah sebu...

Jam Tangan Hublot Big Bang Sang Bleu

Hublot mengumumkan peluncuran J am Tangan Hublot Big Bang Sang Bleu , jam ini adalah jam dalam kategori mewah dan terbatas. Jam tangan ini adalah versi desain ulang dari Hublot Big Bang Unico yg rancangan dial dan sistem penunjuk waktu yg inspirasi desainnya dikerjakan oleh seniman tato asal Swiss Maxime Buchi . Hublot Big Bang Sang Bleu mendapatkan namanya dari majalah dan merek desain kontemporer yg didirikan oleh Buchi di tahun 2006. Jam tangan Hublot yg baru ini langsung mengundang decak kagum dengan desain garis garis tegas dan pinggiran bezel heksagonal atau segi enam yg menyajikan tampilan geometri 3 dimensi, ini adalah kunci elemen estetika dari seni tato Buchi, yg telah menangani banyak selebriti seperti Kanye West dan Adam Lambert. Desain “ukiran gelas dan logam ” ini lalu disempurnakan oleh dial berwarna hitam matte, dengan pinggiran roda lebar berwarna hitam satin yg distempel dengan marka penunjuk jam dan indeks menit, dan diberikan sentuhan akhir tulisan khas Buchi....

Review Sejarah Jam Tangan Seiko

Review Sejarah Jam Tangan Seiko , bagi kalian yg mengenal Seiko dengan produk jam tangan berjenis Quartz atau baterai buatan mereka yg terkenal murah atau baru saja mengenal produk Grand Seiko yg kelasnya lebih mewah, mungkin tidak mengenal sejarah Seiko dalam membuat jam tangan kembali ke akhir abad ke 19 , dan beberapa diantaranya menjadi jam tangan pertama di dunia dalam kategorinya sendiri. Jam Saku Seikosha Timekeeper ( tahun 1895) Pendiri Seiko Kintaro Hattori berumur 21 tahun ketika dia membuka toko jam K. Hattori di distrik Kyobashi Tokyo dan mulai membuat dan memperbaiki jam. Umurnya 31 tahun ketika dia bekerjasama dengan seorang insinyur bernama Tsuruhiko Yoshikawa untuk membangun pabrik jam Seikosha yg menjadi cikal bakal Seiko hari ini di tahun 1892. Setelah melalui beberapa tahun membuat jam dinding, Seikosha merilis jam saku pertamanya yg dinamai Timekeeper pada tahun 1895. Sasis jam perak berdiameter 54.9 mm dibuat di Jepang , namun kebanyakan bagian dari mesin 2...