Skip to main content

Jam Tangan Pria Breitling Chronoliner dan Chronomat 44


Breitling meluncurkan satu pasang jam tangan sport terbaru yakni Jam Tangan Pria Breitling Chronoliner dan Chronomat 44 , masing masingnya hanya akan diproduksi terbatas sebanyak 100 buah dan tersedia eksklusif di butik Breitling di seluruh dunia. Kedua jam tangan keren ini terinspirasi oleh industri penerbangan dibangun dengan serius.

Jam Breitling Chronoliner B04 adalah iterasi terbaru dari Breitling “jam kapten penerbangan,” dan sebagai kelanjutan dari versi Blacksteel yg diperkenalkan tahun lalu. Jam tangan ini memiliki tema warna biru yg mencolok,dan untuk pertama kalinya didalam koleksi Chronoliner , mesin pergerakam jam Kaliber B04 buatan Breitling yg tersertifikasi oleh COSC chronometer, yg menggerakkan semua fungsi penunjuk waktu dan fitur pilot lainnya , termasuk fungsi chronograph ¼ detik untuk mengukur waktu penerbangan dan tampilan tri zona waktu untuk menampilkan beberapa status zona waktu selagi terbang. Model terdahulunya diisi oleh mesin Breitling Kaliber 24 yg didasari oleh ETA Valjoux 7750. Zona waktu kedua diindikasikan oleh jarum dengan ujung berwarna merah pada sebuah skala 24 jam disekitar dial berwarna biru, sementara zona ketiga juga dengan indikator 24 jam yg dapat dibaca melalui pinggiran bezel putar dua arah yg juga berwarna biru dengan makr berwarna perak. Penghitung chronograph pada posisi jam 3 dan jam 6, detik berjalan pada posisi jam 9 , dan jendela penanggalan pada possisi jam 4:30. Sasis jam ini dibuat dari bahan baja dan memiliki ukuran diameter 46 mm dan dibekali dengan ketahanan air sampai kedalaman 100 meter, terdapat sebuah ukiran bergaya cvintage dengan rajahan tulisan “Special Delivery”, dan dilengkapi dengan tali jam karet berwarna biru yg mengingatkan kita pada tali jam rantai milik Breitling Aero Classic. Jam ini dibandrol dengan harga $9,150 atau setara dengan IDR 123.500.000.

Jam tangan terbaru lainnya adalah edisi butik dari model Breitling Chronomat. Jam ini memiliki sasis baja  berdiameter 44 mm yg memiliki daya ketahanan air sampai kedalaman 500 meter dan ditenagai oleh mesin jam Breitling Kaliber B01 bersertifikasi COSC , dengan sebuah fungsi chronograph terintegrasi dan daya cadangan selama 70 jam. Ciri khas dari jam ini adalah dial berwarna biru kontras yg terbuat dari mutiara asal Vietnam , dan sama seperti model Breitling Chronoliner , penutup sasis belakang yg diukir dengan gambar cewek dengan tulisan “Special Delivery” dan nomor edisi dari 1 sampai 100. Mahkota crown dan tombol penekan chronograph dapat dikunci dengan cara diputar kedalam untuk keamanan pemakaian , denah muka dial tricompax memiliki subdial untuk fungsi chronograph pada posisi jam 3 dan jam 6, detik berjalan pada posisi jam 9 dan jendela penanggalan pada posisi jam 4:30. Sebuah tali jam kulit berwarna biru menyempurnakan dial berwarna biru langit. Jam Breitling Chronomat 44 Edisi Butik dijual dengan harga $9,090 Atau setara dengan IDR 122.700.000.

Jam Tangan Pria Breitling Chronoliner dan Chronomat 44 cocok untuk kalian yg suka tampil beda dan hobi mengoleksi jam tangan. Tentunya jika kalian menaruh kecintaan yg besar akan sebuah karya seni horology yg eksklusif.

Comments

Popular posts from this blog

Jam Tangan Carl F. Bucherer Manero Central Chrono

Jam Tangan Carl F. Bucherer Manero Central Chrono melangkah maju dengan tingkat daya baca chronograph. Peningkatan yg simpel namun signifikan ini diraih melalui penggunaan jarum jam sentral yg terpasang untuk menampilkan detik chronograph berjalan dan total menit chronograph berjalan. Jam tangan Carl F. Bucherer menjadi sangat populer setelah ikut bekerjasama dengan film John Wick yg kedua , dimana John sendiri menggunakan model Manero Autodate. Sedangkan di sekuel kedua, semua pemeran utama menggunakan berbagai model jam Carl F. Bucherer. Kebanyakan fungsi chronograph menampilkan menit berjalan di sebuah subdial. Oleh karena ukurannya yg kecil, subdial ini biasanya sulit untuk dibaca, terutama penghitung berjenis 60 menit. Subdial juga dapat terganggu oleh jarum jam dan menit. Carl F. Bucherer Manero CentralChrono memiliki tampilan penghitung chronograph 60 menit dibagian terluar dari muka dial ,yg mempermudah daya baca dan tidak terhalang oleh apapun. Tampilan ini adalah sebu...

Jam Tangan Hublot Big Bang Sang Bleu

Hublot mengumumkan peluncuran J am Tangan Hublot Big Bang Sang Bleu , jam ini adalah jam dalam kategori mewah dan terbatas. Jam tangan ini adalah versi desain ulang dari Hublot Big Bang Unico yg rancangan dial dan sistem penunjuk waktu yg inspirasi desainnya dikerjakan oleh seniman tato asal Swiss Maxime Buchi . Hublot Big Bang Sang Bleu mendapatkan namanya dari majalah dan merek desain kontemporer yg didirikan oleh Buchi di tahun 2006. Jam tangan Hublot yg baru ini langsung mengundang decak kagum dengan desain garis garis tegas dan pinggiran bezel heksagonal atau segi enam yg menyajikan tampilan geometri 3 dimensi, ini adalah kunci elemen estetika dari seni tato Buchi, yg telah menangani banyak selebriti seperti Kanye West dan Adam Lambert. Desain “ukiran gelas dan logam ” ini lalu disempurnakan oleh dial berwarna hitam matte, dengan pinggiran roda lebar berwarna hitam satin yg distempel dengan marka penunjuk jam dan indeks menit, dan diberikan sentuhan akhir tulisan khas Buchi....

Review Sejarah Jam Tangan Seiko

Review Sejarah Jam Tangan Seiko , bagi kalian yg mengenal Seiko dengan produk jam tangan berjenis Quartz atau baterai buatan mereka yg terkenal murah atau baru saja mengenal produk Grand Seiko yg kelasnya lebih mewah, mungkin tidak mengenal sejarah Seiko dalam membuat jam tangan kembali ke akhir abad ke 19 , dan beberapa diantaranya menjadi jam tangan pertama di dunia dalam kategorinya sendiri. Jam Saku Seikosha Timekeeper ( tahun 1895) Pendiri Seiko Kintaro Hattori berumur 21 tahun ketika dia membuka toko jam K. Hattori di distrik Kyobashi Tokyo dan mulai membuat dan memperbaiki jam. Umurnya 31 tahun ketika dia bekerjasama dengan seorang insinyur bernama Tsuruhiko Yoshikawa untuk membangun pabrik jam Seikosha yg menjadi cikal bakal Seiko hari ini di tahun 1892. Setelah melalui beberapa tahun membuat jam dinding, Seikosha merilis jam saku pertamanya yg dinamai Timekeeper pada tahun 1895. Sasis jam perak berdiameter 54.9 mm dibuat di Jepang , namun kebanyakan bagian dari mesin 2...