Skip to main content

Jam Tangan Pria Blancpain Villeret


Pada pembukaan ameran jam tangan Baselworld di kota Basel, Swiss, Blancpain meluncurkan Jam Tangan Pria Blancpain Villeret yg dilengkapi fitur dial flinque lacquered yg dibuat menggunakan beberapa lapisan pernis lacquer biru tembus cahaya yg memberikan efek visual yg dalam.

Didalam sasis berdiameter 40 mm dari emas putih, terdapat mesin jam ultra ramping Kaliber 7663Q buatan Blancpain , yg dibangun dari 244 bagian dan 34 buah permata dan memiliki daya cadangan selama 3 hari. Mesin jam tangan yg baru ini menggerakkan jarum jam dan menit dan tentunya penunjuk hari berbentuk serpentine yg terpasang ditengah. Detik berjalan diletakkan pada sebuah tampilan retrograde diposisi jam 6. Tombol koreksi tanggal terletak pada posisi jam 5 memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan tanggal dengan cepat. Jam ini dibekali penutup transparan yg menampilkan pergerakan mesin , terutama rotor bergaya guilloche artistik yg menjadi ciri khas dari koleksi jam Blancpain Villeret.

Tingkat ketahanan air jam tercatat sedalam 30 meter dan dilengkapi dengan tali jam kulit buaya berwarna biru yg senda dengan warna dial dan garis alzavel serta sebuah kaitan jepit.

Blancpain Villeret mencerminkan koleksi jam tangan klasik yg didasari oleh tradisi dan estetika yg khas. Kemurnian desain garis , kejelasan tampilan dial dan kerampingan sasis dengan cincin lingkar luar ganda mengekspresikan nilai nilai utama yg elegan.

Blancpain secara konstan menginterpretasikan koleksi jam ini dengan sebuah muka bergaya kontemporer yg mengedepankan estetika emblematik. Sejalan dengan tradisinya, model jam tangan yg baru ini menegaskan kembali keterikatan Blancpain dengan nilai nilai horologi otentik yg terlihat padabagian dial enamel grand feu dan jarum serpentine biru yg ada pada tampilan kalender.

Jam Tangan Pria Blancpain Villeret memanfaatkan hasil riset pengembangan Blancpain di bagian pembuatan mesin. Tombol koreksi dibawah kuping lug , kalender dan mekanisme fase bulan, daya cadangan yg luar biasa dan semua kemungkinan yg dapat diaplikasikan untuk membuat sebuah karya yg terbaik seperti Carrousel Phases de Lune atau Calendrier Chinois Traditionnel yg unik.

Comments

Popular posts from this blog

Jam Tangan Carl F. Bucherer Manero Central Chrono

Jam Tangan Carl F. Bucherer Manero Central Chrono melangkah maju dengan tingkat daya baca chronograph. Peningkatan yg simpel namun signifikan ini diraih melalui penggunaan jarum jam sentral yg terpasang untuk menampilkan detik chronograph berjalan dan total menit chronograph berjalan. Jam tangan Carl F. Bucherer menjadi sangat populer setelah ikut bekerjasama dengan film John Wick yg kedua , dimana John sendiri menggunakan model Manero Autodate. Sedangkan di sekuel kedua, semua pemeran utama menggunakan berbagai model jam Carl F. Bucherer. Kebanyakan fungsi chronograph menampilkan menit berjalan di sebuah subdial. Oleh karena ukurannya yg kecil, subdial ini biasanya sulit untuk dibaca, terutama penghitung berjenis 60 menit. Subdial juga dapat terganggu oleh jarum jam dan menit. Carl F. Bucherer Manero CentralChrono memiliki tampilan penghitung chronograph 60 menit dibagian terluar dari muka dial ,yg mempermudah daya baca dan tidak terhalang oleh apapun. Tampilan ini adalah sebu...

Jam Tangan Hublot Big Bang Sang Bleu

Hublot mengumumkan peluncuran J am Tangan Hublot Big Bang Sang Bleu , jam ini adalah jam dalam kategori mewah dan terbatas. Jam tangan ini adalah versi desain ulang dari Hublot Big Bang Unico yg rancangan dial dan sistem penunjuk waktu yg inspirasi desainnya dikerjakan oleh seniman tato asal Swiss Maxime Buchi . Hublot Big Bang Sang Bleu mendapatkan namanya dari majalah dan merek desain kontemporer yg didirikan oleh Buchi di tahun 2006. Jam tangan Hublot yg baru ini langsung mengundang decak kagum dengan desain garis garis tegas dan pinggiran bezel heksagonal atau segi enam yg menyajikan tampilan geometri 3 dimensi, ini adalah kunci elemen estetika dari seni tato Buchi, yg telah menangani banyak selebriti seperti Kanye West dan Adam Lambert. Desain “ukiran gelas dan logam ” ini lalu disempurnakan oleh dial berwarna hitam matte, dengan pinggiran roda lebar berwarna hitam satin yg distempel dengan marka penunjuk jam dan indeks menit, dan diberikan sentuhan akhir tulisan khas Buchi....

Review Sejarah Jam Tangan Seiko

Review Sejarah Jam Tangan Seiko , bagi kalian yg mengenal Seiko dengan produk jam tangan berjenis Quartz atau baterai buatan mereka yg terkenal murah atau baru saja mengenal produk Grand Seiko yg kelasnya lebih mewah, mungkin tidak mengenal sejarah Seiko dalam membuat jam tangan kembali ke akhir abad ke 19 , dan beberapa diantaranya menjadi jam tangan pertama di dunia dalam kategorinya sendiri. Jam Saku Seikosha Timekeeper ( tahun 1895) Pendiri Seiko Kintaro Hattori berumur 21 tahun ketika dia membuka toko jam K. Hattori di distrik Kyobashi Tokyo dan mulai membuat dan memperbaiki jam. Umurnya 31 tahun ketika dia bekerjasama dengan seorang insinyur bernama Tsuruhiko Yoshikawa untuk membangun pabrik jam Seikosha yg menjadi cikal bakal Seiko hari ini di tahun 1892. Setelah melalui beberapa tahun membuat jam dinding, Seikosha merilis jam saku pertamanya yg dinamai Timekeeper pada tahun 1895. Sasis jam perak berdiameter 54.9 mm dibuat di Jepang , namun kebanyakan bagian dari mesin 2...