Skip to main content

Jam Tangan Grand Seiko Hi-Beat 36000 Professional 600m Diver


Seiko memutuskan untuk memisahkan koleksi jam tangan Grand Seiko menjadi sebuah merek yg tersendiri . Dan pada hari ini , kalian sulit untuk dikualifikasikan sebagai sebuah merek jam tangan yg mumpuni jika kalian tidak membuat jam diver kalian sendiri. Grand Seiko baru saja melakukannya dengan meluncurkan Jam Tangan Grand Seiko Hi-Beat 36000 Professional 600m Diver di ajang pameran Baselworld 2017. Jam ini adalah erloji mekanikal otomatis pertama yg dibuat oleh Grand Seiko.

Sasis jam ini terbuat dari material logam titanium dengan tingkat kepadatan tinggi , terukur memiliki dimensi diameter 46.9 mm dan tebal 17 mm . Dirancang dengan pertimbangan kebutuhan aplikasi penyelaman dalam air, dibekali fitur teknologi katup helium yg juga digunakan oleh Seiko pada beberapa model jam tangan diver awal awal , yg mana memanfaatkan sebuah konstruksi sasis yg sangat kokoh dan sebuah gasket berbentuk L. Pinggiran bezel bergelombang yg dapat diputar diperbesar untuk memudahkan penggunaan , bahkan sewaktu menggunakan sarung tangan yg tebal. Kedua sasis dan tali rantai titanium didesain dengan sudut cermin yg sangat bersih berkat teknik pemolesan Zaratsu milik Seiko, yg diproses dengan cara digesekkan ke sebuah pelat timah berputar pada sudut yg sangat presisi. Tali jam rantai dihubungkan oleh sebuah kait tiga lipatan dengan tombol pelepasan , dan dilengkapi juga dengan sebuah fungsi pengunci geser yg berfungsi menyesuaikan panjang rantai.

Bagian dial jam terbuat dari sejenis bahan besi yg menurut Seiko akan melindungi mesin pergerakan didalamnya yakni mesin Seiko Hi-Beat Kaliber 9585, dari pengaruh magnetisme dan memberikan nilai ketahanan magnetik 16,000 A/m. Mesin jam mekanikal otomatis didalamnya berjalan pada frekuensi 36,000 vph atau 10 detakan per detik, yg berkontribusi dalam kepresisian waktu -3 sampai +5 detik per hari, yg merupakan standar dari mesin arloji otomatis Grand Seiko. Mesin jam ini diisi dengan 37 permata dan menyediakan daya cadangan selama 55 jam.

Jam Tangan Grand Seiko Hi-Beat 36000 Professional 600m Diver tersedia dalam dua pilihan. Yg pertama adalah model edisi terbatas sebanyak 500 buah dan dijual dengan harga EU12,300 atau setara dengan IDR 184.500.000, dibekali dengan fitur dial berwarna biru gelap dan tali jam tambahan dari bahan karet silicon yg kuat yg juga berwarna biru disamping tali jam titanium. Yg kedua merupakan model permanen dalam koleksi Grand Seiko, model dengan tali jam titanium dengan dial berwarna hitam dan dijual dengan harga EU12,100 atau setara dengan IDR 181.500.000. Keduanya akan mulai tersedia mulai bulan Agustus 2017, menurut Seiko.

Comments

Popular posts from this blog

Jam Tangan Carl F. Bucherer Manero Central Chrono

Jam Tangan Carl F. Bucherer Manero Central Chrono melangkah maju dengan tingkat daya baca chronograph. Peningkatan yg simpel namun signifikan ini diraih melalui penggunaan jarum jam sentral yg terpasang untuk menampilkan detik chronograph berjalan dan total menit chronograph berjalan. Jam tangan Carl F. Bucherer menjadi sangat populer setelah ikut bekerjasama dengan film John Wick yg kedua , dimana John sendiri menggunakan model Manero Autodate. Sedangkan di sekuel kedua, semua pemeran utama menggunakan berbagai model jam Carl F. Bucherer. Kebanyakan fungsi chronograph menampilkan menit berjalan di sebuah subdial. Oleh karena ukurannya yg kecil, subdial ini biasanya sulit untuk dibaca, terutama penghitung berjenis 60 menit. Subdial juga dapat terganggu oleh jarum jam dan menit. Carl F. Bucherer Manero CentralChrono memiliki tampilan penghitung chronograph 60 menit dibagian terluar dari muka dial ,yg mempermudah daya baca dan tidak terhalang oleh apapun. Tampilan ini adalah sebu...

Jam Tangan Hublot Big Bang Sang Bleu

Hublot mengumumkan peluncuran J am Tangan Hublot Big Bang Sang Bleu , jam ini adalah jam dalam kategori mewah dan terbatas. Jam tangan ini adalah versi desain ulang dari Hublot Big Bang Unico yg rancangan dial dan sistem penunjuk waktu yg inspirasi desainnya dikerjakan oleh seniman tato asal Swiss Maxime Buchi . Hublot Big Bang Sang Bleu mendapatkan namanya dari majalah dan merek desain kontemporer yg didirikan oleh Buchi di tahun 2006. Jam tangan Hublot yg baru ini langsung mengundang decak kagum dengan desain garis garis tegas dan pinggiran bezel heksagonal atau segi enam yg menyajikan tampilan geometri 3 dimensi, ini adalah kunci elemen estetika dari seni tato Buchi, yg telah menangani banyak selebriti seperti Kanye West dan Adam Lambert. Desain “ukiran gelas dan logam ” ini lalu disempurnakan oleh dial berwarna hitam matte, dengan pinggiran roda lebar berwarna hitam satin yg distempel dengan marka penunjuk jam dan indeks menit, dan diberikan sentuhan akhir tulisan khas Buchi....

Review Sejarah Jam Tangan Seiko

Review Sejarah Jam Tangan Seiko , bagi kalian yg mengenal Seiko dengan produk jam tangan berjenis Quartz atau baterai buatan mereka yg terkenal murah atau baru saja mengenal produk Grand Seiko yg kelasnya lebih mewah, mungkin tidak mengenal sejarah Seiko dalam membuat jam tangan kembali ke akhir abad ke 19 , dan beberapa diantaranya menjadi jam tangan pertama di dunia dalam kategorinya sendiri. Jam Saku Seikosha Timekeeper ( tahun 1895) Pendiri Seiko Kintaro Hattori berumur 21 tahun ketika dia membuka toko jam K. Hattori di distrik Kyobashi Tokyo dan mulai membuat dan memperbaiki jam. Umurnya 31 tahun ketika dia bekerjasama dengan seorang insinyur bernama Tsuruhiko Yoshikawa untuk membangun pabrik jam Seikosha yg menjadi cikal bakal Seiko hari ini di tahun 1892. Setelah melalui beberapa tahun membuat jam dinding, Seikosha merilis jam saku pertamanya yg dinamai Timekeeper pada tahun 1895. Sasis jam perak berdiameter 54.9 mm dibuat di Jepang , namun kebanyakan bagian dari mesin 2...